Direct Marketing & WhatsApp
Direct Marketing & WhatsApp

Strategi Jitu Usaha Sewa Properti

Bisnis menyewakan properti (rumah/hunian) saat ini menjadi bisnis yang sangat menjanjikan, laju kebutuhan rumah yang tinggi saat ini menjadikan kebutuhan hunian menjadi usaha yang sangat potensial. Properti dianggap sebagai aset paling berharga karena dengan  laju kebutuhan yang  tinggi tersebut mendorong tingginya tingkat penjualan rumah serta memicu harga rumah menjadi semakin mahal.

Kondisi tersebut menjadikan sewa rumah menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat berpenghasilan rendah khususnya bagi pasangan yang baru menikah untuk memenuhi kebutuhannya akan sebuah hunian.

Menyewa merupakan  salah satu cara tercepat untuk mendapatkan hunian, harganya yang terjangkau serta prosesnya yang praktis dan mudah  menjadikan  sewa rumah adalah  pilihan yang tepat.

Sedangkan bagi pemilik properti menyewakan rumah adalah sebuah usaha untuk mendapat keuntungan, lalu bagaimana caranya supaya usaha tersebut  tidak mengalami kerugian ?. Dilansir dari laman Forbes, (24/2/2020) ada beberpa hal yang perlu diperhatikan  yaitu :

  • Selektif dalam memilih penyewa

Pemilik usaha perlu melakukan seleksi secara menyeluruh untuk mengetahui karakter calon penyewa yang tepat, seperti memeriksa riwayat hidup penyewa, catatan kriminalnya dan riwayat lainnya.  Proses seleksi ini  akan mengurangi berbagai permasalahan kelak di kemudian hari, seperti terlambat bayar uang sewa, timbulnya kerusakan properti atau terjadinya kehilangan properti dan lain sebagainya.

  • Laporan yang kontinyu tentang kondisi rumah

Perlunya membuat laporan tentang kondisi rumah pada saat sebelum dan sesudah disewakan, tujuannya adalah untuk mengetahui atau mengecek kondisi properti yang akan disewakan.

Laporan tersebut tersebut juga berguna bagi pemilik usaha untuk meminimalisir kerusakan dan penyalahgunaan properti yang tidak semestinya.

  • Pemeliharaan properti secara berkala

Untuk menumbuhkan kepercayaan dan kepuasan  penyewa terdap pemilik usaha maka pemeliharaan adalah hal yang sangat penting. Pemeliharaan properti yang berkala merupakan kewajiban bagi pemilik usaha dan merupakan hak yang harus didapatkan oleh penyewa.

  • Pengawasan dan pemeriksaan rutin menjadi keharusan

Pemilik usaha perlu melakukan pengawasan dan pemeriksaan rutin properti yang akan disewakannya, tujuannya adalah untuk antisipasi bila ada fasilitas yang perlu segera diperbaiki.

Pemeriksaan yang rutin tersebut dilakukan setidaknya setiap enam bulan sekali, yang bertujuan untuk menjaga properti yang disewakan tersebut tetap terawat dan terjaga dengan baik, sehingga pemilik usaha tidak harus keluar biaya yang tidak perlu.

  • Jadikan lanskap sebagai nilai tambah

Setiap rumah pasti memiliki pemandangan atau lanskap (biasanya taman mini dipekarangan rumah) yang befungsi untuk menambah keindahan dan kenyamanan rumah.

Pemilik usaha perlu menjadikan lanskap sebagai nilai tambah, tujuannya adalah untuk biaya perawatan lanskap  supaya rumah tetap  indah dan nyaman untuk ditempati.

Perlu kiranya pemilk usaha memilih calon penyewa yang menyukai keberadaan lanskap sebagai pelengkap hunian, biasanya penyewa seperti ini bersedia mengeluarkan biaya sendiri untuk memelihara lanskap tersebut.

  • Usahakan untuk perpanjangan masa sewa

Mengusahakan perpanjangan masa sewa  merupakan  pilihan yang tepat bagi pemilik usaha, karena dengan adanya pergantian penyewa akan menimbulkan terjadinya biaya baru yang harus dikeluarkan.

Berbeda sekali bila penyewa rumah memperpanjang masa sewa maka biaya-biaya tersebut bisa dihindari, caranya adalah pemilk usaha harus menciptakan hubungan yang baik dengan penyewa, kepuasan dan kenyaman penyewa menjadi hal yang sangat penting untuk diwujudkan  supaya tidak terjadi pemutusan sewa rumah.

  • Manajemen usaha berbasis tekonologi

Pemilik usaha bisa memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini untuk mempermudah sitem pengelolaan penyewaan rumah, seperti  pengelolaan sitem penyimpanan dokumen penyewaan rumah yang tersusun lebih rapi, efektif dan lebih efesien.

Bukan hanya itu saja pemilik usaha bisa melakukan pemasaran atau marketing rumah sewaan dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana iklan, sehingga pemasaran menjadi lebih praktis dan mudah.

Penulis: Lilik N.R

Editor: Haris sukarnayudabrata

Sumber :

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4183502/8-tips-untung-saat-menyewakan-properti